Benarkah Pemilik Paha Besar Tak Mudah Terserang Diabetes?

0
159

Dari hasil riset, orang yang mempunyai paha besar, kecil kemungkinan mengalami diabetes tipe 2.

Rumah sakit Sir Gangga Ram bersama Motilal Nehru Medical College di Allahabad, telah menemukan alat skrining simpel dan ekonomis untuk mengidentifikasi orang-orang yang beresiko tinggi menderita diabetes tipe 2.

Dari hasil riset, orang yang mempunyai paha besar, kecil kemungkinan mengalami diabetes tipe 2.

“Analisis retrospektif ini dilakukan pada 1.055 pasien. Di rumah sakit Sir Gangga Ram dari bulan Maret 2013 sampai September 2016 sudah menemukan bahwa lebih besar paha, kurang kemungkinan terkena diabetes,” kata pihak rumah sakit.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Endocrinology and Metabolism edisi India ini menunjukkan lingkar paha mampu memprediksi diabetes. “Perut besar dengan paha tipis sama dengan risiko tinggi diabetes, dan perut ramping dengan paha besar sama dengan resiko diabetes yang rendah,” jelasnya.

Kecuali kalau kita mengidentifikasi mereka yang beresiko pada tahap awal. Untuk ini, kami memerlukan alat skrining simpel dan murah yang dapat digunakan dengan mudah, di manapun dan kapanpun, seperti yang diminta oleh dokter,” kata SP Byotra.

Atul Kakar mengatakan, “kami orang Asia-India mempunyai perut lebih besar dan paha yang lebih tipis dan kelebihan lemak perut, membuat kami lebih rentan terhadap diabetes.”

“Bahwa studi menemukan penderita diabetes mempunyai lingkar pinggang yang jauh lebih besar daripada penderita diabetes non-diabetes. Selain itu, penderita diabetes mempunyai lingkar paha yang lebih rendah daripada orang non-diabetes,” kata Atul.

Atul menambahkan, “kami menemukan bahwa Waist Thigh Ratio (WTR) 2.3 sebagai titik potong sebagai prediktor diabetes. Sederhananya, seseorang yang memiliki WTR kurang dari 2,3 beresiko rendah terkena diabetes dan mungkin tidak memerlukan lebih jauh penyelidikan.”