Di Bantul, Siswa SMP Dikeroyok Teman Sekolah Hanya Karena Senggolan

0
27

Seorang pelajar kelas VII SMP Negeri 2 Sanden, Bantul, Fajar Wisnu Nugroho (15) menjadi target pengeroyokan teman-teman sekolahnya. Dampak pengeroyokan ini, Fajar mengalami gejala gegar otak dan wajib dirawat secara intensif di RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Seorang pelajar kelas VII SMP Negeri 2 Sanden, Bantul, Fajar Wisnu Nugroho (15) menjadi target pengeroyokan teman-teman sekolahnya.

Ayah Fajar, Iskandar (36), menceritakan pengeroyokan terjadi lantaran anaknya bersenggolan dengan temannya. Tidak terima bersenggolan, teman tersebut lalu menghajar Fajar di ruang kelas.

“Anak saya ditonjok. Terus dikeroyok di dalam kelas. itu kejadiannya jam istirahat pertama. Kemungkinan dilanjutkan jam istirahat kedua. Jika dia cerita 4 atau 5 (pelakunya). Pelakunya lain kelas namun sama-sama kelas VII,” ujar Iskandar.

Kepala SMP Negeri 2 Sanden Mujiyana membenarkan peristiwa pengeroyokan yang dialami oleh salah seorang muridnya. Pihak sekolah telah memanggil sejumlah murid yang diduga terlibat pengeroyokan beserta wali muridnya ke sekolah.

“Pengakuannya yang (mengeroyok) 5 anak, mungkin lebih ya. Lima anak tersebut posisinya di polsek saat ini, (dijemput) dari jam 10.00 WIB, yang satu (terduga pelaku) tadi tidak hadir, takut, terus dijemput. Nanti yang memberi hukuman kepolisian. Ini kan urusannya hukum. (Hukuman dari sekolah) nanti, itu kan mediasi antara korban dengan pelaku,” urai Mujiyana.

Sedangkan menurut Kanit Reskrim Polsek Sanden, Aiptu Purwanta kasus pengeroyokan terhadap Fajar sudah dilaporkan ke Polsek Sanden. Saat ini, pendalaman terhadap kasus ini masih dilakukan pihak kepolisian.