Rahasia Tingkatkan Gairah Seks dengan Tidur Nyenyak

0
49

Jangan harap Anda bisa menikmati kehidupan seksual yang menggairahkan jika tidur saja Anda sulit. Para ahli memberi peringatan bahwa tidak cukup tidur dapat merusak kehidupan seksual Anda.

Begitu pun sebaliknya, kehidupan seksual Anda dapat menjadi penyebab buruknya kualitas tidur Anda.

Rahasia Tingkatkan Gairah Seks dengan Tidur Nyenyak

“Bagaimana tidur dan seks berhubungan? Saya berikan alasan yang jelas. Kita paling sering tidur dan bercinta di lokasi yang sama, kamar tidur,” ujar pakar seksual Laurie Mintz, yang juga penulis Becoming Cliterate, dilansir laman The Sun.

Profesor psikologi di University of Florida ini menambahkan, yang lebih terpenting lagi adalah kurang tidur dan kurang bercinta mempunyai penyebab dasar yang sama, termasuk stres.

Dia memperingatkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan masalah di kamar baik bagi pria maupun wanita. Dan, mereka yang mendapatkan tidur delapan jam dapat menikmati orgasme yang lebih baik.

Mintz menjelaskan, tidur yang baik dapat meningkatkan libido wanita. Dan sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Sexual Medicine mengungkapkan, tidur satu jam lebih lama dapat memberikan wanita 14 persen peluang lebih besar melakukan hubungan seksual di keesokan harinya.

Dan semakin lama tidur yang didapatkan wanita, akan semakin mudah pula ia terangsang. Jadi, sangat jelas bahwa tidur lebih lama dapat meningkatkan kehidupan seks Anda.

Tidak hanya bagi wanita, kualitas tidur juga sangat berpengaruh pada seksualitas pria. Para ahli menemukan, kurang tidur bisa menyebabkan hormon testoteron pria menurun.

Masalahnya, testoteron merupakan hormon yang sangat berperan penting dalam dorongan seksual seorang pria. Sebab itu, kenapa wanita yang berpotensi mengalami seks yang buruk jika tidur tidak berkualitas. Dan pria yang memiliki peran dalam hal ini sebab merekalah yang mempunyai kadar hormon testoteron yang lebih tinggi.

Riset lainnya pada pria juga menunjukkan bahwa sleep apnea dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada pria, yang pada akhirnya bisa berakibat pada kehidupan seksualnya.

Tidur dan stres memang bisa membunuh atau menyembuhkan masalah seksual Anda, tapi seks juga bisa membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih baik.

Pakar seks lainnya Ian Kerner mengatakan bahwa kurangnya aktivitas seksual dapat menyebabkan sulit tidur dan mudah marah.

Bahkan, Kerner menambahkan, ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa hormon stres, kortisol, bisa menurun setelah seseorang mengalami orgasme. Sedangkan hormon cinta ‘oksitosin’ yang dilepaskan setelah orgasme dapat membuat tidur lebih baik.

Selain itu, orgasme juga dapat meningkatkan kadar estrogen wanita, yaitu hormon seks wanita, yang dapat membuat tidur lebih nyenyak lagi. Sedangkan pada pria, klimaks dahsyat setelah bercinta dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin, yang dapat mengirim sinyal kantuk ke otak.

Mintz juga berujar, “Sekarang sudah jelas bahwa penyebab tersembunyi masalah seks adalah kurang tidur dan penyebab tersembunyi kurang tidur adalah masalah seks.”

Jadi bagaimana dengan Anda, sudah cukupkah tidur Anda?