Harga Minyak Dunia Naik Di Tengah Peningkatan Produksi Rusia

0
100

Pada perdagangan, Selasa (3/4/2018) harga minyak dunia naik tipis di tengah peningkatan produksi minyak mentah Rusia. Ditambah ekspektasi penurunan harga minyak Arab Saudi diimbangi oleh perlambatan potensial dalam produksi Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka AS WTI diperdagangkan USD63,2 per barel pada pukul 01.17 GMT atau tercatat naik 18 sen yang setara dengan 0,3% dari sesi sebelumnya. Sementara harga minyak mentah Brent meningkat menjadi USD67,84 per barel bertambah 20 sen atau 0,3% setelah sempat jatuh lebih dari 2% pada awal pekan kemarin.

Kepala Strategi Pasar dari AxiTrader Greg McKenn mengatakan, pedagang mewaspadai terhadap fakta bahwa pasar masih memegang posisi panjang dalam jumlah besar yang akan perlu dijual pada tahap tertentu. “Hal itu membuat harga rentan terhadap berita buruk,” katanya, menunjuk pada meningkatnya produksi Rusia dan kemungkinan penurunan harga minyak Arab Saudi.

Harga Minyak Dunia Naik Di Tengah Peningkatan Produksi Rusia

Pada tahun 2018, Brent sempat mencapai level tertinggi USD71,28 per barel di Januari lalu. Namun sejak itu patokan minyak Internasional terus berjuang untuk melampaui level terbesar. Terdapat banyak tekanan dimana eksportir utama Arab Saudi diperkirakan akan memangkas harga untuk semua nilai minyak mentah yang dijualnya ke Asia pada bulan Mei.

Di sisi lain ada juga kabar peningkatan pasokan dimana produsen utama Rusia memompa10.97 juta barel per hari (bpd) minyak mentah pada bulan Maret, naik dari 10.95 juta bph pada bulan Februari, seperti disampaikan data resmi atau menjadi yang tertinggi dalam 11 bulan.

Sementara itu, salah satu penggerak harga utama yang akan datang yakni output minyak mentah dari Amerika Serikat yang juga sudah meningkat hampir seperempatnya sejak pertengahan 2016 menjadi 10,43 juta bpd, melampaui Arab Saudi dan Rusia. Tetapi penurunan dalam aktivitas pengeboran untuk produksi baru bisa menyiratkan bahwa peningkatan tanpa henti produksi AS dapat menurun sampai pertengahan tahun ini.