Jerawat Membandel Bisa Jadi Salah Satu Faktor Penyebab Depresi

0
41

Sering kali jerawat di wajah membuat kesal dan jadi kurang percaya diri. Tidak jarang beberapa orang menutupinya dengan masker agar tidak terlihat. Mungkin Anda sudah mencari dan mencoba banyak cara untuk membasmi jerawat tersebut. Sebaiknya, segera atasi masalah jerawat Anda, jika tidak Anda berisiko alami depresi. Bagaimana bisa jerawat menjadi faktor penyebab depresi? Simak penjelasannya di sini.

Jerawat bisa jadi salah satu faktor penyebab depresi

Ada banyak faktor penyebab depresi, tetapi mungkin Anda baru tahu jika masalah jerawat Anda salah satunya. Tidak jarang orang yang mempunyai jerawat bisa bikin depresi. Kondisi ini biasanya disebabkan lantaran jerawat membuat seseorang krisis kepercayaan diri.

Banyak yang menganggap punya jerawat adalah hal yang memalukan, sampai-sampai mereka menarik diri dari lingkungan sosialnya. Sebuah penelitian mengumpulkan data orang yang berusia 17-50 tahun selama periode 15 tahun. Peneliti mengambil data orang yang mempunyai masalah jerawat dan tidak berjerawat sama sekali.

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa orang yang berjerawat memiliki risiko 46 persen lebih tinggi untuk terkena depresi. Tetapi, penelitian ini tidak menilai tingkat keparahan jerawat. Karena itu, mungkin dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah tingkat keparahan jerawat juga berperan dalam risiko depresi seseorang. Meski begitu, tingkat keparahan dari jerawat juga memiliki peran terhadap tingginya risiko depresi akibat jerawat.

Apa tandanya jika mengalami depresi?

Jerawat Membandel Bisa Jadi Salah Satu Faktor Penyebab Depresi

Orang yang mempunyai jerawat sangat rentan mengalami gejala depresi seperti sering menangis, nafsu makan menurun, mood gampang berubah, sulit tidur, tidak berenergi,  menarik diri dari kehidupan sosial, dan terdapat masalah di sekolah atau kantor.

Jika Anda mengalami hal-hal tersebut, perlu waspada bahwa mungkin Anda sedang mengalami gejala depresi yang  disebabkan karena kondisi jerawat Anda.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Untuk mengatasi depresi yang disebabkan jerawat, penting untuk merawat kedua kondisi dan fokus pada kesehatan Anda dalam dan luar tubuh.

Jika Anda mempunyai jerawat yang tidak bisa disembuhkan dengan perawatan jerawat yang dijual bebas, sebaiknya segera kunjungi dokter kulit. Obat oral dan topikal yang diresepkan dapat membersihkan jerawat dan mencegah munculnya jerawat. Selain itu juga dapat membuat kulit yang bersih dan meningkatkan kepercayaan diri dalam penampilan fisik Anda.

Seorang psikoterapis, psikiater, atau ahli kesehatan mental lainnya dapat membantu Anda mengatasi depresi Anda, dan masalah kesehatan mental lainnya yang bisa diakibatkan atau diperburuk oleh jerawat Anda. Untuk mengobati depresi, seorang psikiater mungkin akan merekomendasikan:

  • Psikoterapi, seperti terapi perilaku kognitif
  • Sesi konseling kelompok atau individu
  • Resep obat antidepresi

Depresi dan gejalanya, terutama jika muncul pemikiran ingin bunuh diri, harus selalu ditanggapi dengan serius. Untuk orang dengan jerawat, penting untuk mencari tanda-tanda depresi sehingga perawatan yang tepat dan tepat dapat dicari, untuk menyembuhkan jerawat dan efek emosionalnya.