Sebanyak 4 Orang Divonis Mati Saudi Karena Berkonspirasi Dengan Iran

0
279

Sebanyak empat orang dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Arab Saudi atas tuduhan berkonspirasi dengan Iran. Mereka yang divonis mati dituduh berkonspirasi untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka di negara yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tersebut.

Media pemerintah Saudi melaporkan bahwa keempat terdakwa bersalah atas konspirasi kejahatan. “Pengadilan pidana telah menjatuhkan hukuman mati kepada empat teroris karena membentuk sel untuk Iran,” bunyi siaran stasiun televisi al-Ekhbariya milik negara Arab Saudi.

“Para teroris dilatih di kamp-kamp di Iran dan berencana untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka,” lanjut laporan tersebut yang dikutip Jumat (8/6/2018).

Empat terdakwa yang divonis mati dilaporkan menjadi “peserta pelatihan” yang melakukan perjalanan ke Iran melalui kantor pariwisata. Mereka menerima pelatihan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud

Sejak tahun 2014, Saudi tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat eksekusi mati tertinggi di dunia, di mana sekitar 600 orang diekseksui mati. Pelanggaran yang dapat dihukum dengan kematian antara lain terlibat terorisme, pemerkosaan, perampokan bersenjata hingga perdagangan narkoba.

Ketegangan antara Saudi dan Iran mulai memanas pada 2016 menyusul eksekusi Riyadh terhadap ulama Syiah Saudi, Nimr al-Nimr bersama 46 lainnya atas tuduhan mendukung terorisme.

Sementara ekesekusi mati terhadap Nimr memicu protes di beberapa negara, termasuk Iran. Puncaknya, para demonstran Teheran menyerbu dan membakar kantor kedutaan Saudi yang memicu Riyadh memutuskan memutuskan hubungan diplomatik