Prabowo: RI Harus Berdiri Di Atas Kaki Sendiri Dan Tak Mau Jadi Antek Orang Asing

0
146
Prabowo: RI Harus Berdiri Di Atas Kaki Sendiri Dan Tak Mau Jadi Antek Orang Asing
Sugiono, Bantah Mengenai Deklarasi Capres Prabowo Subianto Pada 11 April Nanti

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat sebagai capres di Pilpres 2019 mendatang.

Prabowo mengaku berang dengan banyaknya kekayaan Indonesia yang tidak banyak dinikmati oleh rakyat. Ia mengatakan, kondisi Indonesia sudah mencapai tahap ”sakit”. Karenanya, ia mengklaim berhasrat menjadi penyelamat negara.

Ke depan, ia menginginkan kekayaan nasional banyak dinikmati oleh rakyat Indonesia, terutama kekayaan alam. Tetapi, selain menyatakan kesiapannya, Prabowo juga menyatakan bersedia mendukung orang lain yang lebih baik.

“Saya siap menjadi alat umat dan alat rakyat indonesia. Tapi kalau saya tidak dibutuhkan dan ada orang lain yang lebih baik, saya pun siap mendukung kepentingan rakyat dan umat. Itu komitmen saya bahwa dengan segala kekuatan saya dan Gerindra,” kata Prabowo dalam acara Pertemuan Ulama di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Prabowo: RI Harus Berdiri Di Atas Kaki Sendiri Dan Tak Mau Jadi Antek Orang Asing

Prabowo menambahkan, Indonesia ke depan harus berdiri di atas kaki sendiri dan perekonomiannya tidak dijajah oleh asing. “Kita akan berjuang untuk kepentingan bangsa, rakyat, dan umat. Kita ingin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan, kita tidak mau jadi anteknya orang asing. Itu tekad kita,” lanjut Prabowo.

Dalam pidatonya, ia menyinggung ekonomi Indonesia yang terus terpuruk. Selain itu, ia mempertanyakan profesionalitas Menteri BUMN Rini Soemarno. Pasalnya, ia mengklaim ada beberapa aset negara yang dijual ke pihak asing.

“Menurut pendapat saya, bangsa Indonesia sedang sakit-sakitnya. Ya sudah, lanjut yang sudah ada, lanjutlah, dibutuhkan sekarang sesuatu supaya yang besar untuk menyelamatkannya,” kata Prabowo.

Prabowo lantas berjanji atas nama partainya untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat. Pasalnya, ia menyoroti beberapa aset negara yang dijual ke pihak asing. “Saya dan Gerindra terus berjuang untuk mengembalikan kekayaan negara, mengembalikan aset-aset negara, dan menjaga kelangsungan hidup bangsa Indonesia,” tandas Prabowo.