Pria Belanda Ini Menyebabkan Indonesia Dijajah Ratusan Tahun, Siapakah Dia?

0
159
Pria Belanda Ini Menyebabkan Indonesia Dijajah Ratusan Tahun, Siapakah Dia?

Dulu, ketika sekolah para siswa diajarkan bahwa Indonesia sudah dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Hal itu dikarenakan Indonesia kaya akan rempah-rempah yang membuat orang-orang Eropa tertarik untuk menjajah negara kita.

Tetapi, tahukah siapa orang Belanda yang jadi cikal bakal penyebab Indonesia dijajah selama ratusan tahun lamanya? Dia adalah Cornelis de Houtman, pelaut Belanda yang menginjakkan kakinya di Banten pada 27 Juni 1596.

Awalnya dia tertarik untuk datang ke Tanah Air karena sempat mendengar kabar keberadaan pulau yang kaya raya akan penghasilan alamnya, termasuk rempah-rempah, yang terletak di belahan dunia bagian Timur.

Menurut buku The Cradle of Colonialism (1963), George Masselman menyebutkan bahwa Cornelis dan armadanya berangkat dari pelabuhan Amsterdam menuju Lisboa, Portugal. Tujuannya untuk menggali informasi tentang keberadaan Nusantara.

Setelah mendengar kabar tersebut, para otoritas suadagar Belanda pun menunjuk Cornelis untuk memimpin ekspedisi menuju negeri yang kaya akan rempah-rempahnya itu.

Cornelis sampai di Banten

Pria penyebab Indonesia dijajah

Setelah dua tahun berada di Portugal, Cornelis pun kembali ke Belanda. Di sana ia bertemu dengan seorang pedagang yang bekerja untuk Portugis di India, namanya adalah Jan Hyugen van Linschoten.

Cornelis mendapatkan informasi berharga dari Jan tentang lokasi keberadaan pulau yang kaya akan rempah-rempah itu. Kemudian pada tahun 1594, dia membentuk Compagnie van Herre (Perusahaan Jarak Jauh), perserikatan dagang Belanda yang berpusat di Amsterdam. Tujuannya yaitu untuk menemukan pulau yang menghasilkan rempah-rempah.

Pada 2 April 1595, Cornelis memulai pelayaran perdananya menuju Nusantara dengan membawa empat kapal dagang. Dalam perjalannya menuju Tanah Air, awak kru Cornelis banyak yang meninggal. Penyebabnya karena kekurangan makanan, konflik internal dan iklim tropis.

Kemudian Armada Cornelis baru sampai di pulau Banten pada 27 Juni 1596. Menurut catatan sejarah, ada sekitar 249 orang yang selamat sampai tujuan selama perjalanan tersebut.

Mereka awalnya disambut dengan baik oleh warga Banten. Tetapi lama kelamaan, mereka mulai bertingkah seenaknya sehingga memaksa otoritas keamanan Banten untuk menangkap sebagian dari mereka. Hingga akhirnya Cornelis dan romobongan dagangnya terpaksa diusir dari Banten.

Cornelis tewas ditangan Laksamana Malahayati

Pria penyebab Indonesia dijajah

Setelah diusir, mereka melanjutkan ekspedisinya di sepanjang garis pantai utara Pulau Jawa. Tidak ada bosannya membuat onar, mereka kembali membuat masalah. Beberapa awak ditangkap karena kematian Pangeran Madura dan Cornelis pun terpaksa membayar uang tebusan untuk mereka.

Hingga akhirnya mereka kembali dengan selamat ke Belanda. Tidak diketahui secara jelas berapa awak yang tersisa, namun Cornelis kembali melakukan perjalanan yang kedua menuju Nusantara.

Pada tahun 1599, dia dan armadanya mendarat di Aceh. Namun mereka harus berhadapan dengan pasukan Inong Balee. Cornelis tewas ditangan Laksamana Malahayati setelah mereka berdua terlibat pertarungan yang sengit.

Walau usahanya untuk mendapatkan rempah-rempah gagal, tapi usaha Cornelis tidak sia-sia. Ekspedinya tersebut jadi inspirasi para pedagang Belanda lain untuk datang ke Indonesia. Dari sinilah awal mula Indonesia dijajah Belanda dan berdirinya VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).