Keindahan Danau Sentarum Yang Mempunyai Keunikan Tersendiri

0
30
Keindahan Danau Sentarum Yang Mempunyai Keunikan Tersendiri

Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang dianugerahi dengan alam yang indah. Beberapa diantaranya bahkan membuat kita tidak bisa berkata-kata. Salah satunya Danau Sentarum yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta Pusat, mengatakan danau ini memiliki keunikan tersendiri. Keunikannya ini akan terlihat ketika musim kemarau di daerah tersebut.

Ketika musim kemarau air danau akan mengalami surut, bahkan saat airnya kering hingga berubah menjadi savana. Saat kemarau Danau Sentarum dijadikan sebagai tempat liga olahraga.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius. “Kemarau airnya kering total kaya savana bisa untuk digunakan lahan sepeda motor, nelayan di sana juga bisa mengadakan olahraga di tempat itu,” katanya di Jakarta, Senin 13 Agustus 2018.

Keindahan Danau Sentarum Yang Mempunyai Keunikan Tersendiri
Keindahan Danau Sentarum Yang Mempunyai Keunikan Tersendiri

Tidak hanya itu saja, saat kemarau para nelayan pun bisa dengan mudah menangkap ikan yang berada di kubangan sisa air.

Tetapi hal ini akan berbanding terbalik jika sedang musim hujan, air bisa mencapai kedalaman enam hingga lima belas meter. Airnya pun cukup unik yakni berwarna hitam kemerahan. Warna ini dipengaruhi adanya kandungan  limbah yang berasal dari hutan gambut, dan berasal dari pohon dan daun yang membusuk.

Bukan hanya itu saja, dia lebih lanjut menjelaskan, untuk mengelilingi danau ini pun tidak bisa dilakukan hanya dalam kurun waktu selama seminggu. Hal ini lantaran luas wilayah danau ini yang cukup besar yakni lebih dari 1 juta hektare. Sebagian area danau atau sekitar 127 ribu hektare, berada di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.

Saking luasnya danau ini, Bupati Kapuas Hulu, Nasir, pun menyebut seseorang bisa terjebak dan tersesat di danau tersebut. “Meski asli orang sana, mesti ada yang memandu kalau enggak bisa tersesat,” ujar Nasir.