HABIB SYECH: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN

0
10
HABIB SYECH: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN

“Wis wayahe Prabowo Presiden….Wis Wayahe” teriak Habib Syech ketika melihat dan menyambut kedatangan Prabowo yang hendak berpamitan dengannya paska mengikuti acara perayaan tahun baru 1440 Hijriah di Tugu Pahlawan, Surabaya.

Wis wayahe, memiliki arti “Sudah waktunya”.

Dan sejak itu kata wis wayahe mulai tenar di kalangan netizen jawa timur dan jamaah habib syech di seluruh nusantara.

Kata “Wis Wayahe”, dilihat dari sudut pandang situasi kebatinan dan tradisi kalangan sufi apalagi seorang Habib yang mengatakan dengan penekanan ucapan sedikit berteriak tentu memiliki makna yang sangat mendalam.

Kita semua tahu betapa gigihnya Prabowo memperjuangkan keadilan bagi diri yang terus menerus di fitnah dan dicaci maki serta dihinakan. Namun alih-alih bukannya cengeng menuntut keadilan secara hukum untuk memperbaiki nama baiknya, Prabowo lebih memilih jalan kesatria yaitu dengan berperang di dunia sosial politik.

Perjuangan Prabowo memang tidak mudah, mengingat fitnah keji yang dilontarkan sedemikian dahsyatnya dan dipelihara terus menerus oleh lawan politiknya selama puluhan tahun. Generasi berganti generasi, terus menerus fitnah di produksi. Bisa dikatakan, salah satu fitnah yang demikian besar dan jahat terhadap anak bangsa sejak negeri ini berdiri adalah fitnah terhadap Prabowo.

Tidak saja martabatnya dihancurkan, jabatannya di lucuti namun juga keluarganya dihancurkan oleh fitnah maha dahsyat tersebut. Bahkan ketika Prabowo memulai hidup baru sebagai seorang pengusaha-pun di timteng masih terus menerus di fitnah.

HABIB SYECH: WIS WAYAHE PRABOWO PRESIDEN

“Becik Ketitik, Olo Ketoro”. Itulah senjata andalan Prabowo melawan semua serangan para pemfitnah. Yang menurut sumber terdekat Prabowo, para pemfitnah tersebut adalah orang-orang yang dahulu justru ditolong dan dibesarkan oleh Prabowo.

Prabowo yakin keadilan Tuhan akan hadir di dunia dan di akherat. Setelah perjuangan panjang, setelah berpuluh tahun berjuang, kini Prabowo diterima oleh masyarakat luas dan menjadi harapan menyelesaikan permasalahan bangsa ini.

Menilik dari hal ini, tentu kata “Wis wayahe” atau “Sudah saatnya” dari habib syech yang diulang teruskan oleh jamaahnya hingga kini menjadi slogan tersendiri tersebut memiliki makna yang sangat mendalam.

Situasi saat ini bukan saja masalah Prabowo yang diterima dan harapkan oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Namun juga situasi sosial, ekonomi, politik, Pertahanan dan keamanan memang sosok prabowo yang cocok menduduki puncak pimpinan negara ini untuk mengimplementasikan pandangan-pandangannya sehingga bangsa ini segera sembuh dari keterpurukan yang menggila.

Wis wayahe…ya memang sudah waktunya Prabowo untuk tampil memimpin. Ini bukan saja para ulama, rakyat kecil, milenial, mahasiswa hingga emak-emak menginginkan perubahan. Namun memang kenyataan yang ada pada bangsa ini membutuhkan seorang Prabowo. Prabowo bukan untuk golongan-golongan tertentu melainkan Prabowo untuk rakyat. Prabowo untuk Indonesia.