Sandiaga Klaim, Prabowo Akan Lebih Banyak Berbicara Dalam Debat

0
64

Jakarta – Calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa akan ada pembagian dalam menyampaikan pembicaraan antara dia dan Prabowo di dalam debat Pilpres 2019 mendatang. Sandi menyatakan, bahwa Prabowo akan lebih banyak menuturkan dengan pembagian sebanyak 2/3 %, dan Sandi sisanya yakni 1/3 %. Hal itu Sandi sampaikan ketika berada di kantor Sekretariat Nasional, Menteng, Jakarta Pusat, pada 09/01/2019.

“Karena masyarakat ingin mendengar langsung dari Pak Prabowo, langsung dari paslon, apa saja yang jadi pemikiran dan gagasan yang jelas terlihat perbedaannya,” ujarnya.

Sandi menjelaskan, bahwa dia dan Prabowo akan membenahi diri untuk mengikuti jalannya debat capres pertama, yang di ketahui akan di gelar pada 17/01/2019. Menurutnya, pada beberapa hari kedepan, akan ada beberapa tahap pertemuan bersama dengan tim materi untuk pemahaman tema debat.

Berdasarkan informasi debat pertama akan menggunakan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Dia menilai, bahwa dia dan Prabowo akan fokus pada bidang pemerintahan yang kuat dan format kepemimpinan yang tegas untuk menjawab berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia terkait dengan tema tersebut.

Sandi menagku, bahwa mengenai bidang hukum, akan menjawab kecemasan dengan tidak pastinya aparat hukum dan bertumpuknya peraturan.

“Kami yakin bahwa kami memiliki pendekatan yang lebih tegas,” jelasnya.

“Itu harus dipastikan untuk kami sampaikan kepada publik bahwa di Prabowo – Sandi supremasi hukum dan penegakan hukum akan seadil-adilnya, tidak tajam ke bawah tumpul ke atas, tidak tebang pilih.” imbuhnya.

Sandiaga Klaim, Prabowo Akan Lebih Banyak Berbicara Dalam Debat
Sandiaga Klaim, Prabowo Akan Lebih Banyak Berbicara Dalam Debat

Sebelum itu, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasioanal Prabowo-SandiDahnil Anzar mengungkapkan mengenai kasus penyerangan kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan yang akan menjadi fokus Prabowo-Sandi. Dan juga, dia mengaku Prabowo-Sandi akan membuat TGPF untuk mendalami kasus Novel bila menang di Pilpres mendatang.

Dia segan untuk menjelaskan isu tersebut menjadi amunisi Prabowo-Sandi untuk mengkritisi kubu Petahana pada debat nanti. Hal itu di sampaikannya di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada 03/01/2019.

“Kita lihat, nanti bocor,” ujarnya.

Dengan demikian, banyak kasus yang terjadi di pemerintahan saat ini yang tidak di usut secara tuntas dan hilang begitu saja. Dan di harapkan jika Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019 mendatang, dapat mengusut semua kasus pemerintahan yang saat ini belum terungkap.