Sandiaga Uno Banyak Terima Keluhan, Saat Datangi Korban Banjir Di Makssar

0
96
Sandiaga Uno Banyak Terima Keluhan, Saat Datangi Korban Banjir Di Makssar

Makassar – Calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menerima keluhan dari masyarakat ketika mendatangi korban banjir di Jl. Malangkeri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada 26/01/2019. Di sana Sandi juga menawarkan sejumlah program-programnya bersama Prabowo Suabinto.

Sandi juga melakukan perbincangan dengan ratusan korban banjir di Makassar. Dia kemudian memenuhi pertanyaan masyarakat yang mengeluhkan, bahwa rumahnya terendan air dan sedikitnya bantuan yang di berikan. Sandi juga menyatakan rasa prihatinnya dengan melihat peristiwa banjir yang terjadi di Sulsel.

“Pertama-tama, kami betul-betul merasa prihatin. Saya melihat pada saat di Jawa Barat, saudara kita di Makassar dan Gowa dan juga di beberapa kabupaten tertimpa banjir dan hari ini di Makassar. Saya minta Erik Horas berdialog bagaimana pascabencana ini bukan hanya membantu mereka tapi bagaimana menanggulangi potensi dan risiko bencana di masa mendatang,” ujarnya.

Sandi juga menunjukkan adanya lembaga setingkat kementrian yang terpusat pada penangan bencana di Indonesia agar lebih gesit dan siap untuk menghadapi resiko bencana yang akan menimpa.

Dia menilai, bahwa 70% keberhasilan dalam menghadapi bencana di karenakan kesiapsiagaan segenap pihak, termasuk juga aparat dan pemerintah.

“Prabowo-Sandi satu agenda utama karena negeri ini penuh potensi dan risiko bencana, kami akan tingkatkan kesigapan dan kesiagaan masyarakat menghadapi bencana dengan kementerian lembaga setingkat kementerian yang akan menanggulangi bencana kita. Jadi bencana banjir dan baru saja Jakarta kebakaran. Bagaimana ini sigap siaga karena 70 persen sukses kami menghadapi bencana bagaimana kesiapan dan kesigapan dari pada masyarakat, aparat dan pemerintah sebagainya,” kata Sandi.

Sandiaga Uno Banyak Terima Keluhan, Saat Datangi Korban Banjir Di Makssar
Sandiaga Uno Banyak Terima Keluhan, Saat Datangi Korban Banjir Di Makssar (wartaportal.com)

Dia menjelaskan, penanganan bencana bukan hanya di makanan dan pakaian para korban banjir saja. Yang paling utama yakni penataan kawasan pemukimam warga, seperti yang ada di pinggiran sungai.

“Kami dorong hari ini mudah-mudahan dengan kunjungan ke sini bisa dapat aspirasi masyarakat apa saja dibutuhkan, bukan saja baju dan makanan, tapi membangun rumahnya, bagaimana penataan di kemudian hari,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Sandi sangat mendukung pemerintah untuk mempererat lembaga terkait dengan bencana, terutama BPBD di daerah, dengan menaikkan pembiayaan besar supaya penanganan bencana seperti itu dapat terselesaikan.

“Karena negeri ini penuh potensi risiko, kami harus masyarakat siap siaga dan risiko sangat besar, apalagi hidup di bantaran sungai. Saya sepakat anggaran pemerintahan kuat bisa mendanai kesigapan dan kesiapan kami menghadapi bencana dini dan kalau BPBD harus betul berarti diberikan anggaran yang cukup,” pungkasnya.