Petani Di Magetan Keluhkan Rendahnya Harga Jual Sayur Kepada Sandiaga Uno

0
103
Petani Di Magetan Keluhkan Rendahnya Harga Jual Sayur Kepada Sandiaga Uno

Magetan – Mantan wakil gubernur DKI Jakarta yang juga sebagai Calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan para petani di Desa Singolangu, Kecamatan Plaosan, Magetan. Para petani tersbeut mengeluhkan kepada Sandi, terkait dengan harga jual hasil sayur mereka yang murah. Hal itu di sampaikan oleh salah seorang petani yang bernama Sumar, pada 06/02/2019.

“Berat ini, harga jual hasil pertanian juga nggak terlalu bagus. Satu kilo kubis, biaya produksinya dua ribu rupiah perkilo, harga jualnya hanya lima ratus rupiah perkilo,” ungkap Sumar.

Bukan hanya mengeluhkan murahnya harga jual petani pun ingin mengeluhkan saluran irigasi yang masih dari lahan. Petani juga harus berjalan sejauh 8 Km untuk memperoleh air irigasi. Hal itu di sampaikan oleh slaah seorang petani lainnya yang bernama Suratno.

“Jadi pak kalau nanti jadi wakil presiden, perhatikan petani pak, sejahterakan kami. Berat ini harus memutar 8 Km,” tutur Suratno.

Sedangkan itu, untuk menanggapi terkait dengan pengairan, Sandi mengatakan, bahwa salah satu program dari pasangan capres-cawapres no urut 02 Prabowo-Sandi yakni, swasembada pangan, air serta energi.

“Jadi kami akan cari cara paling efektif dengan teknologi paling kini, untuk memberikan sistem irigasi terbaik. Jadi meski kemarau petani masih bisa mendapatkan air,” kata Sandi.

Petani Di Magetan Keluhkan Rendahnya Harga Jual Sayur Kepada Sandiaga Uno
Petani Di Magetan Keluhkan Rendahnya Harga Jual Sayur Kepada Sandiaga Uno (wartaportal.com)

Terkait dengan harga jual yang rendah, Sandi berkomitmen akan mewujudkan penyederhanaan distribusi yang transaparan dan juga terbuka. Hingga para petani dapat menjual hasil pertaniannya dengan harga yang dapat menguntungkan para petani tersebut.

“Termasuk stop impor ketika petani panen,” ujar Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini, sempat kagum ketika melihat keindahan lokasi pertanian di Magetan yang sebagain di tutupi oleh kabut tebal. Di dalam kunjungannya ke Magetan itu, calon wakil presiden no urut 02 ini pun sempat mendatangi peternak ayam dan juga pemerah susu.

“Luar biasa, ini negeri di atas awan,” pungkas Sandi.