GNPF Terus Kawal Kemenangan Prabowo-Sandi

0
40

Pekanbaru – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riau Hendry Munief mengungkapkan, GNPF Ulama merupakan salah satu kekuatan kekuatan besar yang di miliki oleh umat Islam di Indonesia, gerakan yang di mulai dengan kejadian 212 untuk menuntut keadilan dan menghukum penista agama. Hal itu di sampaikannya saat berada di dalam acara Dialog Kebangsaan dan Keumatan bersama ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, pada 2/3/2019.

Di dalam acara tersebut hadi pula para tokoh dan ormas selain Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief, Diana Tabrani, Edy Syahputra Rab, Purn Agus Ramadhan, Zulhusni Domo, Ketua BP3 DPP PKS Chairul Anwar, dan juga sejumlah ormas serta tim pemenangan paslon koalisi Adil Makmur.

“Seruan PKS, mari rapatkan barisan. Kita jaga keutuhan umat, PKS hadir membawa spirit keumatan, membawa spirit kesatuan, membawa spirit melayani umat,” tutur Hendry.

Hendry menjelaskan, bahwa banyak yang menyangka jika PKS tak akan dapat bertahan lama, apalagi lembaga survei selalu memposisikan PKS di bagian bawah. Dia kemudian menyatakan, jika semua sangkaan tersebut salah, bahkan PKS terus eksisi dan terus meraih suara 2 hingga 3 kali lipat dari perhitungan yang di lakukan oleh lembaga survei.

GNPF Terus Kawal Kemenangan Prabowo-Sandi
GNPF Terus Kawal Kemenangan Prabowo-Sandi (wartaportal.com)

“Banyak yang mengira bahwa PKS tidak akan bertahan lama, bahkan lembaga survei menjelang Pemilu selalu menempatkan PKS di papan bawah. Tapi mereka semua salah, PKS tetap eksis dan selalu memperoleh suara 2 sampai 3 kali lipat dari hitungan mereka,” jelasnya.

Selain itu, Yusuf Muhammad Martak selaku Ketua GNPF Ulama mengatakan, GNPF datang untuk memberikan faedah yang sebanyak-banyaknya untuk umat Islam. GNPF sudah menentukan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019 mendatang.

Dia juga menyatakan, kader GNPF tak meminta jabatan, apalagi tak ada sama sekali kadernya yang ingin menjadi calon legislatif. Kemudian yang terpenting menurutnya, yakni aset dan juga kedaulatan bangsa agar tetap utuh.

“Kami tidak cuma mengawa sampai 17 April 2019 nanti. Tapi Insya Allah jika pasangan 02 Prabowo-Sandi menang, GNPF akan terus mengawal pemerintahannya,” tutup Yusuf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here