Ini Alasan Prabowo Sebut Elit Jakarta Telah Beku Hatinya

0
136
Ini Alasan Prabowo Sebut Elit Jakarta Telah Beku Hatinya (wartaportal.com)

Bandung – Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto memberikan kuliah umum di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) yang berada di Jl. Halimun, Kota Bandung, pada 8/3/2019. Dia menyinggungkan para elite yang ada di Jakarta. Dia menilai, jika elite-elite di Jakarta memakai kekayaan yang mereka punya untuk mengabadikan kekuasaannya.

“Jadi rakyat kita tidak sebagaimana elite Jakarta inginkan. Mereka (elite) cerita, rakyat kita bodoh. Saking miskinnya cukup dikasih uang sedikit akan patuh seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Bisa dibawa ke sini dan ke sana,” ungkap Prabowo.

Dia menjelaskan, jika hal seperti itu yang di harapkan dan juga teruskan oleh para elite di Jakarta. Bukan hanya itu saja, mereka hanya mementingkan soal kekayaan sendiri dan juga keluarganya juga cara-cara untuk mendapatkan mobil mewah setelah itu memamerkannya.

“Elite Jakarta, saya katakan hatinya sudah beku. Mereka hanya mikir kekayaan diri dan keluarganya saja. Mereka berpikir mobil mewah, apalagi yang harus dibeli minggu ini dan mereka pamer, menggunakan kekayaan mereka untuk melanggengkan kekuasaan mereka. Rakyat Indonesia biar miskin dan melarat terus,” jelas Prabowo.

Ini Alasan Prabowo Sebut Elit Jakarta Telah Beku Hatinya
Ini Alasan Prabowo Sebut Elit Jakarta Telah Beku Hatinya (wartaportal.com)

Mantan Danjen Kopassu ini mengerti, seperti apa budaya yang di lakukan oleh para elite tersebut. Karena, dia menyebut elemen dari elite, tetapi dia mengaku, dia merupakan elite yang paham jika elite yang seperti itu telah salah arah.

“Saya paham itu karena saya bagian dari elite itu. Tapi saya bagian dari elite yang sadar bahwa itu elite yang salah,” tutur capres no urut 02 itu.

Dia kemudian menambahkan, jiak dia tidak ingin menuding siapa saja soal hal tersebut. Tetapi, dia menyatakan, dia merasa kesal dan juga jenuh dengan tingkah laku para elite tersebut. Sebab, menurutnya, kekayaan mereka itu di dapatkan dari uang rakyat.

“Orang-orang itu sok kaya, terlebih kekayaannnya itu mereka nyolong dari rakyat,” tutup Ketua Umum Partai Gerindra itu.