KPK Ungkap Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 2000 T

0
77
KPK Ungkap Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 2000 T (wartaportal.com)

Semarang – KPK menyebutkan, jika penghasilan negara sampai sekarang ini masih belum optimal. Apalagi, KPK menyatakan jika adanya kebocoran anggaran negara yang besarannya mencapai Rp 2000 triliun. Basaria Pandjaitan selaku Wakil Ketua KPK, menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan sambutannya di acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Monitoring Online Penerimaan Pembayaran Pajak Daerah antara Bank Jateng bersama Pemerintahan Daerah di Jawa tengah di Gumaya Tower Hotel, Semarang, pada (1/4/2019).

“KPK mulai tahun kemarin tidak hanya konsen pada biaya atau keuangan negara yang dipakai pejabat penyelenggara negara agar sesuai tujuan. Mulai tahun kemarin sudah bicara berapa harusnya penerimaan seluruh daerah yang bisa diterima kalau tidak terjadi kebocoran,” ungkap Basaria.

Basaria menilai, jika angka tersebut di ambil dari hasil rekapitulasi yang dijalankan Litbang KPK. Tetapi, dia tidak menyampaikan lebih rinci terkait dengan hal itu.

“Perhitungan Litbang KPK, harusnya bisa terima Rp 4000 triliun, tapi kenyataannya APBN kita Rp 2000 triliun sekian, jadi hampir separuh, lebih mungkin. Kalau kita maksimal dan benar tidak ada kebocoran, maka Rp 4000 triliun bisa dicapai,” jelas Basaria.

Dia mengatakan, jika salah satu cara untuk mencegah kebocoran tersebut, yakni dengan lewat peenggunaan sistem elektronik di dalam rekapitulasi penghasilan. Basaria juga menyatakan, beberapa wilayah telah menggunakan sistem elektronik untuk bisa mengawasi penghasilan dari pajak, seperti hotel, restoran, tempat hiburan, serta parkir.

KPK Ungkap Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 2000 T
KPK Ungkap Kebocoran Anggaran Negara Mencapai Rp 2000 T (wartaportal.com)

“Untuk Bali bahkan sudah pakai software, sudah otomatis pendapatan yang harusnya 10 persen sudah (langsung) ke kas daerah. Potensi hilang pendapatan karena selama ini manual, paling efektif yaitu online,” kata dia.

Sebelumnya, terkait dengan hal itu calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto membahas soal kebocoran anggaran negara. Seperti saat melakukan kampanye terbuka di di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada (1/4/2019). Dia menyatakan, soal ada yang tersinggung di kala dia membahas soal kebocoran anggaran negara.

“Tiap kali saya ngomong kebocoran 1000 triliun, ada yang marah di Jakarta, kepanasan,” kata Prabowo Subianto.

Di harapkan agar nantinya jika pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih di dalam Pilpres 2019 mendatang, tidak akan ada lagi kebocorang anggaran yang terjadi di Indonesia. Serta juga, semoga Prabowo-Sandi bisa merebut kembali kekayaan Indonesia yang di kuasai oleh pihak asing.