Pengamat Ekonomi : Bila Prabowo Unggul, Petahana Akan Lakukan Tindaka Ini

0
68
Pengamat Ekonomi : Bila Prabowo Unggul, Petahana Akan Lakukan Tindaka Ini (wartaportal.com)

Jakarta – Pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April telah sangat dekat, lebih tepatnya besok. Tetapi, bermacam kalangan banyak yang mencemaskan adanya praktik kecurangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini. Salah satu yang juga mencemaskan hal tersebut, yakni Pengamat Ekonomi Politik Salamuddin Daeng.

Dia menilai, saat pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bila terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, kubu petahana akan berpotensi untuk mencari celah guna menggagalkan hasil pemilu. Hal itu di sampaikan oleh Salamuddin  dalam acara Bincang-Bincang Anak Zaman, yang mengusung tema ‘Jika Terjadi Perubahan Politik Nasional’, di Hotel Gren Alia Cikini, Cikini Raya, Jakarta Pusat, pada (15/04/2019).

“Peluang perubahan politik itu bisa terjadi, jika Prabowo memenangkan pertarungan. Sesuai janjinya, Prabowo akan kembali ke UUD 1945, dan seterusnya. Akan tetapi, jika Prabowo menang tidak ada kepastian. Karena Jokowi masih berkuasa di antara bulan April sampai dengan bulan Oktober, dengan demikian maka segala sesuatu bisa terjadi,” ungkap Salamuddin Daeng.

Dia menyatakan, bahwa segala sesuatu dapat terjadi jika Prabowo Subianto memenangkan Pemilu 2019 ini. Dan berbagai upaya juga akan dapat terjadi kubu petahana.

Pengamat Ekonomi : Bila Prabowo Unggul, Petahana Akan Lakukan Tindaka Ini
Pengamat Ekonomi : Bila Prabowo Unggul, Petahana Akan Lakukan Tindaka Ini (wartaportal.com)

“Sesuatu bisa terjadi dalam artian bisa saja petahana mencari-cari celah untuk bisa membatalkan hasil pemilu. Semua bisa terjadi, atau jika terjadi upaya-upaya mana kemungkinan yang bisa terjadi,” kata dia.

Meskipun begitu, Salamuding Daeng menilai, upaya yang menggagalkan pemilu kemudian dapat menjadi umpan adanya politik panas, yang menimbulkan terjadinya pergolakan sosial politik.

“Karena apa?, rakyat sejak awal Pemilu ini sepertinya menduga akan berlangsung kurang benar. Mulai dari kertas suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) kertas suara yang rusak, suaranya dibungkus kardus, hingga DPT ganda,” tutur dia.

Dengan begitu, di harapkan bila terjadi kecurangan di Pemilu 2019 ini, semoga bisa ditindak dengan seadil-adilnya dan juga bisa di ketahui berbagai kecurangan yang terjadi lainnya. Dan juga, dengan segala doa yang di berikan oleh pendukung Prabowo-Sandi bisa membuka berbagai kecurangan yang akan di lakukan oleh tim lain.