Waspada Kecurangan, Fahri Hamzah Protes Ke KPU Dan Bawaslu

0
27
Waspada Kecurangan, Fahri Hamzah Protes Ke KPU Dan Bawaslu (wartaportal.com)

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bidang Kesejahteraan Rakyat Fahri Hamzah merasa keberatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal pelaksanaan Pemilu 2019. Dia menilai, kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden kubu Petahana menjalankan kecurangan di hari pemungutan suara, pada (17/4/2019).

Mulai dari siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, Fahri Hamzah kemudian me-retweet bermacam video yang memperlihatkan kekeliruan yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Macam-macam kekeliruan tersebut antara lain surat suara tercoblos sebelum digunakan, TPS tutup lebih awal, sampai orang dengan gangguan jiwa turut serta menyoblos. Dalam setiap cuitannya, Fahri Hamzah melibatkan tagar #IniCurang.

Setelah itu, dia mengimbau pihak KPU serta Bawaslu untuk angkat bicara terkait dugaan kecurangan di beberapa TPS. Fahri Hamzah menanggap, sekarang ini yang banya berteriak yakni para peserta pemilu, bukannya pihak yang berwenang.

 

“Dalam situasi seperti ini, harusnya @KPU_ID @bawaslu_RI dan @DKPP_RI lah yang banyak bicara bukan peserta pemilu dan lembaga survey. Negara hilang ketika di tengah masyarakat terjadi pembelahan dan keresahan. Tiba-tiba semua jadi ngambang. Ini bahaya. #JagaIndonesia

Sementara media sosial dan masyarakat melaporkan dari TPS masing-masing masing tentang kejanggalan, kecurangan, dan dugaan pelanggaran. Otoritas negara penyelenggara pemilu diam seribu bahasa. Ruang publik jadi kompetisi lanjutan. Ada apa dengan kalian @KPU_ID @bawaslu_RI,” tulisnya.

Bukan hanya melakukan protes, mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga meminta KPU serta Bawaslu untuk menggerakkan media center. Dia menanggap, bahwa keduanya tidak tegas dalam menindak masalah yang terjadi di Pemilu 2019 ini.

Waspada Kecurangan, Fahri Hamzah Protes Ke KPU Dan Bawaslu
Waspada Kecurangan, Fahri Hamzah Protes Ke KPU Dan Bawaslu (wartaportal.com)

“Maksud saya kompetisi lanjutan. Seharusnya pencoblosan adalah akhir kompetisi. Lalu kalau ada sengketa kita tunggu proses hukum. Tapi, absennya @KPU_ID @bawaslu_RI secara tegas, penuh basa basi, dan tidak memberikan kepastian membuat masyarakat tetap tidak tenang.

Saya mengimbau agar @KPU_ID dan @bawaslu_RI khususnya agar mengaktifkan media center-nya, sehingga kalau bisa 24 jam pengaduan masyarakat ditanggapi, sehingga seluruh dugaan kejanggalan dan kecurangan mendapatkan penjelasan yang memadai dan memuaskan. #JagaIndonesia,” sambung Fahri Hamzah.

Dia menilai, bahwa pascapencoblosan hanya akan berlangsung damai bila usulannya segera dilakukan oleh KPU juga Bawaslu. Bila nantinya tidak di lakukan, masyarakat akan tetap saling adu data dugaan kecurangan dengan pihak lawan.

“Hanya dengan cara itu masa-masa pascapencoblosan ini berlangsung damai. Pasangan 02 telah menyampaikan pesan agar pendukungnya tenang dan damai. Maka seharusnya @KPU_ID dan @bawaslu_RI menyambut baik dengan mengaktifkan media center dan pusat respons yang aktif 24 jam.

Sekali lagi, jangan buka celah sengketa lanjutan. Jangan biarkan rakyat saling berkompetisi data tentang kecurangan dan kejanggalan. @KPU_ID dan @bawaslu_RI harus turun tangan menjawab semuanya. Sekarang. Jangan tunggu situasi lain. Sekian,” pungkas dia.