Prabowo Sampaikan Kecurangan Pilpres 2019 Pada Media Asing

0
42

Jakarta – Sebelumnya diketahui Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan wartawan asing secara tertutup dan terbatas di kediamannya, Kartanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (6/5/2019) pukul 16.00 WIB.

Pada kesempatan tersebut Prabowo menyampaikan kecurangan yang diduga terjadi di Pilpres 2019. Dan beberapa media asing telah memberitakan hasil pertemuannya dengan Prabowo Subianto terkait kecurangan Pilpres 2019 tersebut.

Prabowo Subianto memaparkan soal kesalahan entri data di TPS (Tempat Pemungutan Suara), dan mengklaim ada lebih dari 70 ribu kesalahan yang terjadi pada Pilpres 2019.

Secara lebih rinci, kesalahan tersebut berupa jumlah pemilih, pemilih yang tidak mendapatkan undangan, sulitnya perizinan kampanye hingga penggunaan perusahaan milik negara untuk membiayai kampanye dari capres petahana.

Selain itu, kesalahan penghitungan dari lembaga resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dirasa merugikan kubu Prabowo Subianto.

“Apa yang kami minta adalah koreksi semua penyimpangan. Kami ingin adanya audit dari Tim IT. Semua kesalahan entri harus diperbaiki, itu yang kami minta,” minta Prabowo Subianto di hadapan wartawan media asing.

Ia juga mendesak bahwa koreksi kesalahan tersebut harus selesai sebelum hasil resmi diumumkan oleh KPU.

“Kami meminta koreksi itu selesai sebelum tanggal 22 Mei,” tambahnya.

Untuk terwujudnya permintaan tersebut, Prabowo Subianto bahkan telah menyiapkan banyak pakar IT dari dalam negeri maupun pakar internasional.

“Permintaan kami untuk mengoreksi penyimpangan yang ada menunjukkan komitmen untuk proses demokrasi yang benar dan adil,” jelas Prabowo Subianto.

Meskipun secara tidak pasti, Prabowo Subianto mengatakan bahwa ia akan mengajukan tuntutan hukum lain kali ini.

Prabowo Subianto mengakui ada jalan hukum seperti Konstitusi atau Mahkamah Agung, tetapi timnya “pesimis” bahwa keadilan akan dilayani.

Prabowo Sampaikan Kecurangan Pilpres 2019 Pada Media Asing - wartaportal.com
Prabowo Sampaikan Kecurangan Pilpres 2019 Pada Media Asing – wartaportal.com

Dengan beberapa sekutu Prabowo Subianto, seperti politisi veteran Amien Rais, ketua dewan kehormatan Partai Amanat Nasional, mendesak orang untuk turun ke jalan dalam gerakan “people power”.

Wartawan mencoba bertanya soal adanya people power yang sempat diutarakan oleh koalisinya, Amien Rais, Prabowo Subianto mengaku ada kekhawatiran

“Apapun yang dilakukan orang, itu keputusan rakyat. Saya bukan diktator. Saya tidak akan mengatakan ini boleh atau ini tidak boleh,” ujar Prabowo Subianto.

Ia juga mengaku bahwa ia tidak akan menggerakan massa untuk melakukan protes, karena nantinya mereka akan melakukan hal tersebut tanpa disuruh.

“Saya juga tidak akan mengumpulkan orang untuk turun ke jalan, tapi saya yakin mereka akan melakukannya sendiri. Sebab, sejarah membuktikan orang Indonesia bukanlah kambing. Mereka tidak mau kalau hanya menerima,” tambah Prabowo