Ini Penjelasan Gerindra Terkait Insiden Arief Poyuono

0
15
Ini Penjelasan Gerindra Terkait Insiden Arief Poyuono - wartaportal.com

Jakarta – Terkait insiden pengusiran Partai Demokrat dari koalisi Prabowo-Sandi yang dilakukan oleh Arief Poyuono, Waketum Gerindra.  Partai Gerindra sudah bertanya informal kepada Arief Poyuono, Namun Poyuono akan dimintai klarifikasi secara resmi setelah Lebaran nanti.

“Iya (sudah ditanya). Baru disampaikan saja dan ditanyakan kok statement-nya begitu,” ujar anggota Mahkamah Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Arief Poyuono sudah menjelaskan alasannya meminta Demokrat keluar dari Koalisi Adil dan Makmur. Yakni sebagai counter dari pernyataan salah satu kader Demokrat.

“Apa yang disampaikan Arief itu adalah respons yang spontan karena menanggapi pernyataan salah satu kader Demokrat. Jadi spontanitas dan karena menanggapi kader Demokrat yang mengeluarkan pernyataan yang menurut dia perlu ditanggapi,” jelas Dasco saat dimintai konfirmasi.

Kami belum akan fokus pada kontroversi pernyataan Poyuono itu. Sebab, menurut Dasco, Gerindra masih memprioritaskan penyelesaian urusan pilpres 2019.

Ini Penjelasan Gerindra Terkait Insiden Arief Poyuono - wartaportal.com
Ini Penjelasan Gerindra Terkait Insiden Arief Poyuono – wartaportal.com

“Kita sekarang sedang sibuk menghadapi pilpres. Mungkin nanti setelah pilpres kita akan klarifikasi. Akan kita bahas sesudah Lebaran. Tentunya dengan menggunakan prinsip kehati-hatian,” jelasnya kepada awak media.

Dasco pun memastikan belum ada pembahasan soal Demokrat keluar dari koalisi Prabowo-Sandi. Ia menegaskan Demokrat hingga saat ini masih berada di Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 itu.

“Apa yang dibicarakan Pak Arief Poyuono itu belum pernah dibahas di BPN Prabowo-Sandi. Karena kalau ada, saya yang ada di situ pasti mengetahui. Termasuk apa yang dibicarakan itu belum pernah dibahas di DPP Gerindra yang saya juga sebagai Waketum Gerindra,” papar Dasco.

Arief Poyuono sebelumnya meminta PD keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur pengusung Prabowo-Sandiaga. Poyuono meminta Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tak bersikap seperti serangga undur-undur. Demokrat berang atas pernyataan Poyuono. Gerindra pun diminta memberi peringatan.

“Kami meminta kepada Gerindra untuk segera menegur Poyuono dan meminta maaf,” kata Ketua DPP PD Jansen Sitindaon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here