Refly Harun : Kewajiban Negara Itu Melindungi Rakyat, Bukan Mengancam

0
117
Refly Harun : Kewajiban Negara Itu Melindungi Rakyat, Bukan Mengancam - wartaportal.com

Jakarta – Negara seharusnya bertindak menghadirkan rasa aman kepada seluruh rakyatnya, hal tersebut disampaikan Refly Harus, Ahli hukum tata negara pada unggahan di  Twitter, Minggu (12/5/2019).

Selain menghadirkan perlindungan, Refly juga menyebut negara harus hadir dengan keadilan dalam konteks perbedaan pendapat. Negara, menurutnya, tidak boleh beda dalam memperlakukan pihak yang mendukung, mapun pihak yang oposan.

“Kewajiban negara itu melindungi segenap bangsa, bukan menakuti, apalagi mengancam. Negara harus adil memperlakukan semua warganegara, baik yang sependapat maupun yang berbeda pendapat,” katanya.

Banyak nitizen sepakat dengan unggahan Refly, bahwa negara harus adil dan mengayomi semua rakyat tanpa terkecuali.

 

Refly Harun : Kewajiban Negara Itu Melindungi Rakyat, Bukan Mengancam - wartaportal.com
Refly Harun : Kewajiban Negara Itu Melindungi Rakyat, Bukan Mengancam – wartaportal.com

“Idealnya memang begitu, Prof. Yang masalah itu kan ketika sebagian rakyat berbeda pendapat dan mengkritisi kebijakan pengelola negara, lantas distigmakan dengan upaya untuk merongrong kekuasaan yang diamanatkan rakyat kepada pengelola negara itu sendiri. Terus kami rakyat sebagai bos mesti gimana?” tulis @Ronz_80.

Sementara pada kesempatan tersebut nitizen @andarizqiwahab menanyakan tentang konsekuensi yang harus ditanggung negara ketika melakukan ancaman terhadap warganya.

“Kalau warga negara sangat jelas konsekuensinya apabila mengancam kedaulatan negara sesuai yang diatur dalam perundang-undangan. Tapi kalau negara yang melakukan itu bagaimana seharusnya rakyat bersikap?” paparnya.

Beberapa waktu terakhir, publik Indonesia disuguhkan dengan rencana yang dicetuskan oleh Pemerintah, dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, yang menyebut akan membentuk Tim Asistensi Hukum.

Banyak pihak menilai, langkah Wiranto sebagai bentuk memberantas kebebasan berpendapat dan berekspresi yang merupakan esensi dari kehidupan berdemokrasi.