The Deciders: Temui Para Pemilih Menjelaskan Politik Amerika

0
34
The Deciders: Temui Para Pemilih Menjelaskan Politik Amerika (wartaportal.com)
The Deciders: Temui Para Pemilih Menjelaskan Politik Amerika (wartaportal.com)

Seorang pensiunan khawatir mengenai masa depan cucunya di Pinellas Country, Florida. Seorang pekerja pabrik di Raciune Country, Wisconsin yang meragukan politisi akan meningkatkan hidupnya sebagai ibu tunggal.

Seorang pemimpin Pramuka sudah bersedia untuk melalui batas partai untuk menghidupkan kembali kota kerah biru di Northampton County, Pennsylvania. Bahkan, seorang mahasiswa gay, mahasiswa Latino di Maricopa County, Arizona, bersiap untuk menyerahkan suara presiden pertamanya.

Para pemilih ini bahkan tinggal di sejumlah negara paling kompetitif di negara-negara medan pertempuran presiden Amerika tempat-tempat yang akan memperankan besar dalam pemilihan presiden 2020. Keempat negara yang sudah ditentukan oleh empat poin persentase atau kurang pada 2016 dan pada akhirnya dimenangkan oleh Donal Trump.

The Deciders: Temui Para Pemilih Menjelaskan Politik Amerika
The Deciders: Temui Para Pemilih Menjelaskan Politik Amerika

Jalan Trump ke masa jabatan kedua akan menguji peta pemilihan yang dia sesuaikan. Kemudian, dia juga harus memegang dukungan kuat dari pemilih kulit putih, kelas pekerja yang akan membantunya untuk merebut Pennsylvania dan Florida.

Selain itu, dia juga memiliki tujuan yaitu untuk membangun kemenangan tipisnya di Wisconsin, yang melihat penurunan total pemilih di antara pemilih kulit hitam yang didominasi Demokrat serta dia juga sedang berjuang untuk mempertahankan kubu Republik Arizona yang sebelumnya pernah ada di dalamnya lantaran perubahan populasi sudah meletakkan negara dalam permainan untuk Demokrat.

Reuters akan melaporkan dari empat negara penting di negara-negara ini meliputi pemilihan untuk pemahaman yang lebih baik mengenai orang-orang serta tempat-tempat yang mendeskripsikan ras presiden.

Kendati demikian, serial ini dimulai dengan adanya kisah empat orang yang keputusannya memilih seringkali didesak oleh pengalaman pribadi. Mereka mengaakan, bukannya oleh afiliasi partai namun memperbalikkan politik seperti biasa.